Jasa SEO Murah

Address :
Jl. Cempaka Baru VII
Jakarta Pusat, Indonesia
Phone : 0821 1010 9439 (Call/SMS)

Blog / News

// Jasa Pembuatan Toko Online, Website dan Jasa SEO Murah

Banyaknya Kegiatan Pengolahan agregat di daerah Palu, Sulawesi Tengah

Agregat adalah sekumpulan butir-butir batu pecah, kerikil, pasir, atau mineral lainnya baik berupa hasil alam maupun buatan. Agregat adalah material granular, misalnya pasir, kerikil, batu pecah yang berfungsi sebagai bahan pengisi dalam campuran beton atau mortar. Berdasarkan asalnya agregat diklasifikasikan menjadi 2 jenis, yaitu agregat alam dan agregat buatan.

argegat palu

Teknik penambangan agregat disesuaikan dengan jenis endapan, produksi yang diinginkan dan rencana pemanfaatannya:

a. Endapan agregat kuarter/resen

Pada jenis endapan ini, tanah penutup belum terbentuk. Endapan didapatkan disepanjang alur sungai. Keadaan endapannya masih lepas sehingga teknik penambangan permukaan dapat dilakukan dengan alat sederhana seperti sekop dan cangkul. Hasil yang diperoleh diangkut dengan truk untuk dipasarkan. Teknik penambangan ini menghasilkan produksi agregat yang sangat terbatas. Apabila diinginkan produksi dalam jumlah banyak, maka penggalian/pengambilan dilakukan dengan showel dan backhoe.

b. Endapan agregat yang telah membentuk formasi

Tipe endapan ini telah tertutup oleh tanah/soil. Pekerjaan awal dilakukan dengan land clearing/pembersihan tanah penutup. Endapan agregat jenis ini biasanya sudah agak keras dan tercampur dengan lumpur/lempung dan zat-zat organic lain.

c. Produksi Agregat Dari Batu Pecah

Agregat batu pecah diproduksi dari bongkahan-bongkahan batuan hasil peledakan (biasanya batuan andesit dan basalt), kemudian dipecah lagi dengan palu atau alat mekanis (breaker/crusher) untuk disesuaikan ukurannya dengan kebutuhan konsumen. Secara umum, kegiatan pembuatan agregat batu pecah terdiri dari peremukan, pengayakan dan pengangkutan. Hasil dari pengolahan ini berupa batu pecah dengan ukuran ≤ 10 mm, 10–20mm, 20–30 mm, 30–50 mm, 50–75 mm.

Industri ini berkembang pesat di daerah Palu, Sulawesi Tengah. Banyak terdapat perusahaan-perusahaan tambang dilokasi yang cukup strategis dengan kondisi alam. Makanya banyak yang menyebut batu agregat ini dengan sebutan agregat palu. Mengingat semakin meningkat kebutuhan akan hal tersebut, maka banyak produsen-produsen lokal menjadikan hasil alam ini sebagai komoditi penjualan primer dan terus melakukan inovasi teknologi dalam pengolahannya. Palu, Sulawesi Tengah merupakan salah satu lahan tambang batu agregat terbesar di Indonesia.

Please Share