Jasa SEO Murah

Address :
Jl. Cempaka Baru VII
Jakarta Pusat, Indonesia
Phone : 0821 1010 9439 (Call/SMS)

Blog / News

// Jasa Pembuatan Toko Online, Website dan Jasa SEO Murah

Ketahuilah! Ternyata Ini Provinsi dengan Presentase Kecelakaan Terbesar di Pulau Jawa

Lebaran merupakan moment penting dalam kehidupan umat muslim, berbagai tardisi pun dilakukan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Mulai dari membeli baju baju, membuat kue khas lebaran, hingga tradisi yang paling menjadi agenda wajib masyarakat Indonesia yaitu mudik ke kampung halaman untuk berkumpul bersama sanak saudara. Tradisi mudik juga membawa keuntungan bagi beberapa pihak salah satunya adalah para pengusaha sewa bus di beberapa daerah seperti pengusaha sewa bus pariwisata Tangerang dan sekitarnya.

Pada tahun 2019, jumlah pemudik menggunakan kendaraan umum seperti bus yang mengalami kenaikan signifikan dari tahun – tahun sebelumnya. Hal ini tidak terlepas dari beberapa alasan seperti ingin menikmati mudik tanpa berpanas – panasan di jalan hingga ingin menghindari macetnya jalan raya. Selain itu, manfaat ini jelas dirasakan oleh pengusaha sewa bus pariwisata, karena omset yang mereka dapatkan naik.

Presentase Kecelakaan Lalu Lintas di Pulau Jawa

 

Kecelakaan Lalu Lintas

Dengan tingginya tingkat pemudik terutama di Pulau Jawa, tak ayal membuat resiko terjadinya kecelakaan lalu lintas juga semakin tinggi. Penelitian yang dilakukan oleh KNKT (Komite Keselamatan Transportasi), selama tahun 2007 hingga 2016, kecelakaan di jalanan (terdiri dari kecelakaan tunggal, kecelakaan kedaraan beruntun, kecelakaan kereta api, hingga kecelakaan bus) menjadi kategori kecelakaan yang amat sering terjadi yakni hingga 65,6%. Tercatat Pulau Jawa menjadi wilayah paling rawan dengan presentase 70,35%, dimana provinsi Jawa Barat menempati posisi tertinggi dengan presentase 34,4% atau 22 kasus, diantara 22 kasus tersebut 70% merupakan kecelakaan tunggal seperti terguling, terbakar, dan tabrakan. Lalu sisanya yaitu 30% merupakan kecelakaan bus dan kereta api. Meskipun kecelakaan bus memiliki presentase cukup kecil, tetap harus diwaspadai karena satu kali terjadi kecelakaan bus, nyawa yang hilang bisa mencapai belasan hingga puluhan orang pun demikian dengan kecelakaan kereta api.

Baca juga: Rasakan Sensasi Tepi Nusantara di Wisata 0 Kilometer Indonesia

Tentunya ini menjadi pekerjaan rumah pemerintah dimana setiap tahun pemerintah melalui Kementerian Perhubungan selalu melakukan pembenahan untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas. Hal ini terbukti dari data Kementerian Perhubungan yang menunjukkan jumlah kecelakaan pada arus mudik dan arus balik lebaran menurun dibandingkan tahun – tahun sebelumnya yaitu menurun sebesar 65% dari 1.410 pada tahun 2018 menjadi 509 kejadian di tahun 2019. Artinya, presentase kecelakaan bus ataupun kecelakaan tunggal terutama di provinsi Jawa Barat juga mengalami penurunan signifikan.

Please Share